BANYAK WARGA KELUHKAN DATA DESIL, POSPERA BUKA POSKO PENGADUAN DI JAKARTA TIMUR
Jakarta,-bidik-fakta.com
Sejumlah warga Jakarta Timur menyampaikan keluhan terkait data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi kehidupan dan kemampuan ekonomi mereka. Menanggapi keluhan tersebut, POSPERA membuka posko pelayanan pengaduan data desil di Bumi POSPERA, Cipinang Muara, Jakarta Timur, pada Minggu (20/9/2026).
Posko pengaduan tersebut menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan maupun ketidaksesuaian data desil yang mereka alami. Sedikitnya 1.000 warga disebut hadir dan memadati area sekitar Bumi POSPERA.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah warga mengaku mendapatkan data desil yang menurut mereka tidak menggambarkan kondisi ekonomi sebenarnya. Mereka menilai posisi desil yang tercatat tidak sebanding dengan kondisi kehidupan, pekerjaan, maupun pendapatan yang dimiliki.
Ketua POSPERA, Mustar Bona Ventura, menyampaikan komitmennya untuk membantu warga menyampaikan persoalan tersebut agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku.
“Kami akan membantu warga menyampaikan persoalan terkait data desil agar dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Yang terpenting, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi yang sebenarnya mereka alami,” ujar Mustar.
Salah satu momen yang menyentuh terjadi ketika seorang ibu menyampaikan keluhannya secara langsung kepada Mustar. Ia mengaku selama ini tidak mendapatkan bantuan pemerintah karena data desilnya tercatat tinggi.
Di hadapan Mustar, ibu tersebut menyampaikan bahwa dirinya merupakan ibu rumah tangga dan tidak memiliki penghasilan tetap. Sambil menahan tangis, ia menceritakan kondisi ekonomi yang tengah dihadapinya.
Mustar kemudian menyampaikan akan berupaya membantu agar persoalan data tersebut dapat disampaikan dan ditindaklanjuti melalui jalur yang sesuai.
Momen tersebut ditutup dengan jabat tangan dan ucapan terima kasih dari sang ibu.
Keberadaan posko pengaduan ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan sekaligus memperoleh informasi mengenai persoalan data desil yang mereka alami.
Warga juga berharap adanya tindak lanjut terhadap laporan yang disampaikan sehingga data yang digunakan dalam penyaluran berbagai program pemerintah dapat sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
red


Komentar
Posting Komentar