Deklarasi Perdamaian Digelar di Bukit Duri Timur, Tebet, Jakarta Selatan

Jakarta - bidik-fakta.com,
Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama berbagai elemen masyarakat dan pemerintah untuk menjaga keamanan, ketertiban, kerukunan, serta keharmonisan di wilayah Bukit Duri.
Deklarasi dihadiri berbagai unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta perwakilan lingkungan. Kehadiran lintas elemen tersebut menjadi wujud sinergi dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H. mengingatkan generasi muda agar menjauhi aksi tawuran dan mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan positif.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H. mengingatkan generasi muda agar menjauhi aksi tawuran dan mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan positif.
“Kita tahu bersama bahwasanya tawuran itu bukan budaya kita. Tawuran itu yang pasti merugikan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat yang ada di lingkungan kita. Seyogyanya kita sebagai generasi muda wajib mengisi kemerdekaan. Kita baru kemarin 17 Agustus, mengisi dengan karya-karya kita, mengisi dengan belajar, mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif. Itulah namanya generasi muda kita,” ungkap AKP Ischak.
Sejumlah pejabat dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kapolsek Tebet AKP Ischak, S.H., Camat Tebet Putut Puji Linangkung, Lurah Bukit Duri Muhamad Ngasri, Babinsa Bukit Duri, Kanit Intelkam Polsek Tebet, Bhabinkamtibmas Bukit Duri, ASN Kelurahan Bukit Duri, Kasatpol PP Kelurahan Bukit Duri, FKDM Kelurahan Bukit Duri, serta Ketua Karang Taruna Kelurahan Bukit Duri.
Turut hadir para Ketua RW 01 hingga RW 12, Ketua RT 01 hingga RT 12, serta para Ketua UKKT 01 hingga UKKT 03 di wilayah Kelurahan Bukit Duri.
Deklarasi perdamaian ini diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat. Seluruh elemen diharapkan berperan aktif dalam menjaga ketertiban serta mencegah terjadinya konflik, tawuran, maupun gangguan keamanan lainnya.
Momentum deklarasi juga menjadi pengingat pentingnya persatuan dalam keberagaman, toleransi, gotong royong, serta penyelesaian setiap persoalan melalui komunikasi dan musyawarah.
Dengan adanya komitmen bersama tersebut, masyarakat Bukit Duri diharapkan semakin solid dalam menjaga lingkungan dan menciptakan ruang kehidupan yang aman serta nyaman bagi seluruh warga.
Deklarasi ini sekaligus menjadi pesan bersama bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen bersama, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Perdamaian oleh unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta perwakilan elemen masyarakat Kelurahan Bukit Duri.
Penandatanganan tersebut menjadi simbol kesepakatan bersama untuk terus menjaga persatuan, keamanan, kedamaian, dan keharmonisan di wilayah Bukit Duri.
“Bersatu dalam Keberagaman, Bersama Mewujudkan Bukit Duri yang Aman, Damai dan Harmonis.” Tutupnya.
(Septyan Daru)


Komentar
Posting Komentar