FORUM PEMUDA NTT DAN KBRI KUALA LUMPUR PERKUAT SINERGI PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA ASAL NUSA TENGGARA TIMUR


Kuala Lumpur, Malaysia - bidik-fakta.com
, Jumat, 31 Juli 2026


Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan audiensi dan dialog resmi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia sebagai bagian dari rangkaian misi kemanusiaan dan proses produksi film dokumenter investigatif Perempuan Pahlawan Devisa.


Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara masyarakat sipil dan perwakilan Pemerintah Republik Indonesia di luar negeri dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Dalam dialog tersebut, Forum Pemuda NTT menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pentingnya penguatan sistem perlindungan pekerja migran sejak tahap perekrutan, keberangkatan, masa bekerja di luar negeri, hingga proses kepulangan ke Indonesia. Forum Pemuda NTT juga menegaskan perlunya edukasi yang lebih luas kepada masyarakat agar tidak lagi memilih jalur migrasi nonprosedural yang berisiko tinggi terhadap eksploitasi, perdagangan orang, kekerasan, serta pelanggaran hak-hak pekerja.


Menanggapi hal tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia menyampaikan apresiasi atas kepedulian Forum Pemuda NTT dalam mengangkat isu perlindungan pekerja migran melalui pendekatan edukasi dan karya film dokumenter.


Dalam pertemuan itu, Duta Besar menegaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur memiliki komitmen kuat untuk memberikan pelayanan, pendampingan, dan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia yang berada di Malaysia sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Bagi pekerja migran yang datang melalui jalur resmi dan prosedural, KBRI memastikan seluruh hak dan kepentingan mereka akan mendapatkan perhatian serta pengawasan secara maksimal.


Sementara itu, terhadap warga negara Indonesia yang masih berada di Malaysia melalui jalur nonprosedural, KBRI mengimbau agar ke depan seluruh proses migrasi dilakukan sesuai mekanisme resmi. Kendati demikian, Duta Besar menegaskan bahwa dalam kondisi darurat dan persoalan kemanusiaan, KBRI tetap akan memberikan perlindungan kepada setiap warga negara Indonesia sesuai mandat konstitusi dan prinsip-prinsip kemanusiaan.


Duta Besar juga mengajak Forum Pemuda NTT untuk menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman, legal, dan bermartabat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan, media, serta masyarakat merupakan kunci untuk menekan angka migrasi nonprosedural dari Nusa Tenggara Timur.


Audiensi ini sekaligus menjadi bagian dari riset lapangan produksi film dokumenter investigatif Perempuan Pahlawan Devisa, sebuah karya yang bertujuan mendokumentasikan realitas kehidupan pekerja migran Indonesia asal NTT sekaligus mendorong lahirnya kebijakan publik yang semakin berpihak pada perlindungan hak-hak pekerja migran.


Forum Pemuda NTT meyakini bahwa pekerja migran bukan sekadar penyumbang devisa negara, tetapi merupakan warga negara yang telah memberikan pengorbanan besar bagi keluarga, daerah, dan Indonesia. Oleh karena itu, mereka berhak memperoleh perlindungan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta kepastian hukum di setiap tahapan proses migrasi.


Melalui pertemuan ini, Forum Pemuda NTT dan KBRI Kuala Lumpur berharap lahir komitmen bersama untuk membangun sistem migrasi yang lebih aman, memperkuat edukasi kepada masyarakat, serta memastikan setiap pekerja migran Indonesia dapat bekerja dengan aman, terlindungi, dan kembali ke tanah air dengan selamat.


"Migrasi yang aman adalah hak setiap warga negara. Perlindungan pekerja migran bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Edukasi, kolaborasi, dan kepatuhan terhadap prosedur adalah fondasi utama untuk mewujudkan migrasi yang bermartabat."


Forum Pemuda Nusa Cendana Wangi (NTT) Divisi Humas DPD NTT : Bapak Rudy Tokan dan Ketua Umum Forum Pemuda Nusa Cendana Wangi NTT, Bapak Yohanes H. Ndale.

Misi Kemanusiaan Produksi Film Dokumenter Investigatif Perempuan Pahlawan Devisa.


Redaksi : Indra Gunawan Rawe

Komentar