Ketua PAUD Tunas Mulia Sanggah Isu Penggunaan Besi Tidak Sesuai Spek
Bidik-fakta.com, Serang-13 agustus 2026 ketua yayasan PAUD Tunas Mulia Desa Sangiang, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, Mazdudin, memberikan jawaban saat di konfirmasi terkait isu penggunaan besi yang tidak sesuai spesifikasi pada proyek pembangunan gedung PAUD tersebut.
Menurut keterangannya, mazdudin menagaskan bahwa seluruh material besi yang di gunakan telah sesuai spesifikasi besi 12 ful berdasarkan regulasi SNI 2052:2017, besi beton dengan diameter antara 8-14 memiliki batas toleransi penyimpangan sebesar +/-0,4mm,"tegas Mazdudin..
Besi berdiameter 8mm yang di isukan berukuran 7,0mm, Mazdudin menyebut ukuran tersebut hanya 1 dari beberapa sampel yang diambil, namun yang ditemukan antara 7,6-7,8mm, seakan tidak di lihat, Kenapa yang disimpulkan yang paling kecil seolah-olah sampel yang lain tidak menjadi patokan ,"katanya.
Ia menambahkan,menurut SNI 2052:2017,untuk besi diameter 8mm,ukuran toleransi yang di perbolehkan adalah 7,6mm-8,4mm.Dengan demikian,sebagian besar sampel yang berkisar 7,6mm-7,8mm masih berada dalam batas toleransi.
Selain isu tersebut, ada isu tentang lemahnya pengawasan proyek, dalam tanggapannya Mazdudin membantah jika pengawasan itu lemah apalagi tidak ada.
Kehadiran pengawas secara langsung dari awal sudah ada, lalu di hari-hari berikutnya pengawasan di lakukan oleh timnya ke lapangan hampir setiap hari,"terangnya.
Menurutnya ,Pengawas juga sudah memastikan bahwa bahan-bahan bangunan sudah sesuai dengan spek serta pelaksanaan sesuai dengan RAB, gambar,juknis,dan dokumen pelaksanaan, adapun soal isu-isu tersebut anggap saja itu sebuah dorongan untuk kita agar lebih baik lebih amanah menjalankan program pemerintah untuk pendidikan anak-anak kita, pungkas Mazdudin.
Reporter:samu korlip.

Komentar
Posting Komentar